berdoa

BERDOA... bagaimana cara berdoa yang baik dan benar? kemarin2 saya masih belum tau, hari ini saya juga masih belum begitu tau.
jadi, dulu waktu saya masih kecil, mamah ngasih saya buku doa2 (bahkan pas ulang tahun ke duapuluh pun mamah kasih saya buku 'doa2 seorang wanita'-yang belum saya praktekkan juga).
Di buku itu, banyak macam dan jenis doa (tentunya dengan bahasa arab). mulai dari doa bercermin, bepergian, makan, keluar wc, masuk wc dsb. saat itu, saya yang masih kecil sejadi jadinya dengan senang hati lupa protes bersama ga banyak nanya-mempraktekkkkan doa2 itu. pokonya taat.

lalu, seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun si doa2 itu bagi saya hanya sekedar huruf arab biasa. sehingga jadilah mereka huruf arab yang ngaku2 sebagai doa-tapi saya sendiri sebenarnya ga ngerti apa artinya. saat itu saya memang sedang kritis2nya sebagai seorang abg. akhirnya si huruf2 arab itu ga pernah saya bunyikan lagi.

menurut saya (yang masih smp atau sma itu), kok kayaknya konyol aja baca doa pake huruf arab yang saya ga ngerti. buat apa? emang sih tuhan maha tahu, tapi kan saya ga tau....."gimana kalau pake bahasa indonesia aja ya Allah,boleh kan? jadi ga usah capek2 buka buku arab atau ngafal. gimana kalau berdoanya pake bahasa/kata2 sendiri aja. toh saya punya otak, saya punya maksud, saya diajari bicara, saya diajari bahasa, jadiiiii....

boleh pake kata2 saya sendiri aja ya Tuhan?"

tapi, barusan saya sadar,
semua tulisan Arab yang kita ga ngerti artinya apa (kita disini maksudnya adalah orang2 yang sejak kecil sekolah di sekolah negri atau semacamnya, bukan yang madrosoh ya), ternyata punya maksud tertentu.

itu saya sadari ketika:
ternyata ga selamanya otak manusia itu bisa berfungsi dengan baik.
maksudnya, pernah suatu ketika, kamu ga bisa mikir apa2 lagi, sampai bingung sekali -bahkan gatau- kata2 apa yang harus disampaikan kepada Tuhan. kata2 apa yang bisa disusun untuk menjadi sedemikian doa yang pantas buat Tuhan dan baik untuk dikabulkan. otak mu lelah, ga bisa dipake mikir-nyusun kalimat aja sebegitu susahnya. ga bisa berasa. ga tau cara meminta. saking capeknya-sampai kamu gatau mau minta apa lagi sama sang Tuhan. pokoknya blank.

lalu, si ayat2 arab-yang masih juga ngaku2 adalah doa- itu dengan baik hatinya meminjamkan rangkaian tubuhnya untuk dibacakan. iya dibacakan -tau kan caranya?- lihat, lalu berusara. semudah itu. si huruf2 arab itu ga minta dimengerti, cuma minta dibacakan aja loh..pokoknya dia ga minta macem2lah.

okelah kalau beg beg begitu,,, saya nyerah. si otak pikiran ga bisa diajak kompromi. saya ga tau, sampai sekarang,masih- "apa bener huruf2 arab itu tidak lain tidak bukan adalah doa?".
saya ambil si buku arab itu.lalu saya baca.

semenit duamenit tigamenit empatmenit seratusmenit,
saya akhirnya paham:

1. dengan mengucapkan kata2 arab yang saya ga ngerti itu.... at least saya bisa ngosongin otak saya (karena si otak kan lagi lelah gitu) dan
mendengarkan suara saya sendiri tanpa harus banyak mikir -bahkan ga mikir sama sekali-. cukup dengerin suara sendiri, itu artinya, saya bisa mengistirahatkan pikiran/otak saya sejeeuunaak...

"LOH, istirahat otak kan cukup dengan tidur aja nyettee,,,"

TUNGGU DULU,

2. okelah tidur itu samadengan istirahat otak. tapi. kadang, ada saat2 dimana kita capek,tapi kita entah kenapa ga bisa tidur...mungkin karena si otak ini lelah sampai lupa gimana caranya tidur. jadi, sekali lagi, bacalah huruf2 arab itu.

3. nah, andaikata kamu bisa tidur.......pun masih lebih baik baca huruf2 arab -yang katanya doa- itu (sebagai sarana prasarana istirahat otak). okelah tidur dan baca huruf arab -yang katanya doa- itu samadengan mengistirahatkan otak kita. tapi beda loh,

baca huruf arab-yang katanya doa- = berbicara/meminta sama Tuhan. disini sifatnya -campuran antara mutualisme dan parasitisme-. saya diuntungkan karena -siapa tau- doa saya dikabulkan. Tapi ga ada pengaruhnya bagi sang Tuhan itu sendiri.

bandingkan,

tidur = diam aja, meureum, ngimpi, analoginya saya dan krisdayanti, maksudnya si Tuhan adalah "krisdayanti", sementara saya adalah si "saya". krisdayanti ada di layar kaca dan saya di rumah. gak terhubung. dan sifatnya juga komensialisme karena selain saya ga melakukan komunikasi, saya ga suka krisdayanti (saya ga terhibur sekaligus ga terganggu). ga ada yang untung, ga ada yang dirugikan. karena menurut si KD, ada atau tanpa saya, ga ngaruh apa2 dalam hidup dia.

jadi,
intinya mah, segala sesuatu yang pada awalnya keliatan non sense dan ga masuk akal, pasti punya maksud dan tujuan tertentu. semuanya ada alasannya. itu sebabnya kenapa doa2 itu pake bahasa arab. tapi, namun, meskipun demikian, para pembaca setia doa doa islami adalah orang2 dengan berbagai latar belakang kultur yang berbeda2 dan bahasa yang berbedabeda.

atau kalau kamu masih ga ngerti,
doa itu dibaca untuk dipanjatkan, bukan dimengerti, bukan dipikirin. maksudnya, dipanjatkan disini sama dengan dibacakan.
dipanjatkan kata dasarnya 'panjat', seperti manjat pohon, manjat dinding, manjat ke atas, atau apapun itu, tujuannya pasti kan mencapai sesuatu.

sesuatu yang lebih tinggi tentunya.

Comments

  1. wow.one of your best thought. tapi kalo saya punya pemikiran sendiri. doa pake bahasa arab bukan cuma karena Nabi Muhammad ada di Arab (saya yakin banyak nabi yang terdiri dari berbagai ras dan suku bangsa, tapi supaya kita belajar. ya belajar. kita bisa bilang aku cinta kamu pake bahasa Inggris semudah makan nasi. bahkan novel2 berbahasa asing pun seringkali dilalap. nonton dvd juga tetep ngerti padahal ga pake subtitle (walopun dikit2:P). nah bahasa Arab? alangkah baiknya apabila kita mengerti apa yg kita ucapkan, apa yang kita minta sama Allah (Tuhan), dan memang kita ga perlu ribet merangkai kata, karena kata2 telah disusun sedemikian rupa indahnya untuk merayu Sang Allah. saya mungkin ga les bahasa Arab, di era seperti ini mungkin memang agak males ya,saya mengerti.saya juga ga les. later deh. tp kan di buku doa2 itu di bawahnya ada artinya. bisa lah dibaca. ya dibaca. dan dipanjatkan. dengan artinya. double gitu permohonannya jauh lebih berkesan kan buat Allah?karena kita terlihat lebih bersungguh2. dan kalau menginginkan suatu hal yang besar harus sungguh2 kan?cheers dear :)

    ReplyDelete
  2. doanya pake bahasa arab aj,
    biar afdol ^_^

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. fisa: oh iya bener juga.dibaca ya artinya juga.oke.nanti dicoba.;D!
    helmi: memang pake bahasa arab(kalau disamping saya saat itu kitab arabnya ada)

    ReplyDelete

Post a Comment