
seperti anak muda lainnya. semua pernah kan merasa jatuh cinta??
saya jatuh cinta sama cerita anak2 yang sederhana, saya suka anak2 yang polos itu ditimpa prahara (tega ya?). apalagi saya sangat suka ketika mereka berhasil memecahkan masalah mereka.
eh atau mungkin,
sebenarnya bukan mereka yang memecahkan masalah mereka...emmm...atau mereka emang berusaha, tapi sebenarnya usaha mereka itu sungguh2 ga ada apa-apanya jika tanpa bantuan
'si pengarang' sang pembuat cerita.
maksudnya, si cerita tersebut emang dibuat sedemikian rumitnya (rumit=menyedihkan/menyesakkan) dengan tujuan memuaskan hati si pengarang (atau pembaca anak2) ketika dia menuliskan happy endingnya.
anak-anak (kebanyakan (karena waktu saya masih jadi 'anak kecil' saya lebih suka si tokoh utama berakhir menderita (aneh ya))) suka happy ending. saya juga suka happy ending (sekarang). walaupun (katanya) saya bukan anak kecil lagi.
walaupun aristotle bilang kehidupan manusia itu sebenarnya adalah tragedy (sad ending/tragic ending).
happy ending adalah comedy. comedy bersifat memabukkan (membuat manusia lupa akan kodratnya (untuk menderita?dan susah2?)). hal hal yang memabukkan itu diharamkan dan dianggap berbahaya (contoh : miras, ganja, ekstacy, dsb). jadi, comedy diharamkan (happy ending diharamkan?).
yaaah, meskipun begitu, saya tetap suka happy ending. jadi boleh dibilang saya suka yang haram2 dong berartiii? yah terserah kamu deh aristotle...
saya jatuh cinta sama cerita anak2 yang sederhana, saya suka anak2 yang polos itu ditimpa prahara (tega ya?). apalagi saya sangat suka ketika mereka berhasil memecahkan masalah mereka.
eh atau mungkin,
sebenarnya bukan mereka yang memecahkan masalah mereka...emmm...atau mereka emang berusaha, tapi sebenarnya usaha mereka itu sungguh2 ga ada apa-apanya jika tanpa bantuan
'si pengarang' sang pembuat cerita.
maksudnya, si cerita tersebut emang dibuat sedemikian rumitnya (rumit=menyedihkan/menyesakkan) dengan tujuan memuaskan hati si pengarang (atau pembaca anak2) ketika dia menuliskan happy endingnya.
anak-anak (kebanyakan (karena waktu saya masih jadi 'anak kecil' saya lebih suka si tokoh utama berakhir menderita (aneh ya))) suka happy ending. saya juga suka happy ending (sekarang). walaupun (katanya) saya bukan anak kecil lagi.
walaupun aristotle bilang kehidupan manusia itu sebenarnya adalah tragedy (sad ending/tragic ending).
happy ending adalah comedy. comedy bersifat memabukkan (membuat manusia lupa akan kodratnya (untuk menderita?dan susah2?)). hal hal yang memabukkan itu diharamkan dan dianggap berbahaya (contoh : miras, ganja, ekstacy, dsb). jadi, comedy diharamkan (happy ending diharamkan?).
yaaah, meskipun begitu, saya tetap suka happy ending. jadi boleh dibilang saya suka yang haram2 dong berartiii? yah terserah kamu deh aristotle...




















Comments
Post a Comment