Siapa yang berani bernyanyi
Nanti akan dikebiri
Siapa yang berani menari
Nanti kan dieksekusi
Karena mereka, paling suci
Lalu mereka bilang kami jalang
Karena kami, beda misi
Lalu mereka bilang kami jalang
Insomnia
Insomnia coba aku, Pecahkan sgala misterimu
Ku nanti dan ku cari seserpih mimpi
Kau bunuh suhu disangkarku
Cuaca di tamanku
Gerimis datang musnahlah gersang
ku tetap terjaga, aku tetap terjaga
Habis terkuras kelenjar air mata
ku tetap terjaga, aku tetap terjaga…
Belanja terus sampai mati
akhir dari sebuah perjalanan
mendarat di sudut pertokoan
buang kepenatan
awal dari sebuah kepuasan
kadang menghadirkan kebanggaan
raih keangkuhan
tapi tapi
itu hanya kiasan
juga juga suatu pembenaran
atas bujukan setan,
hasrat yang dijebak jaman
kita belanja terus sampai mati
Bukan lawan jenis
Aku bertemu kamu dalam gelap
Aku menuntunmu menuju terang,
Menuju terang dari gelap malam
Kamu simpan gambarku dalam hati
Dalam mimpi, dan di dalam hati
Dalam mimpi, dan di dalam hati
Aku takut kamu suka pada diriku
Karena memang aku bukan lawan jenismu
Maafkan aku karena mengisi relung hatimu
Karena memang aku bukan lawan jenismu
Kita bertemu muka lagi
Hanya menatap tanpa bahasa
Tanpa isyarat memendam tanya
Masihkah ku di dalam mimpimu
Comments
Post a Comment