kenapa ya? satu, ada si A ngomong bahasa inggris lalu saya: : :" wahaha payah kampring banyak yang salah bahasa inggris lu, sok sok an anjis" tapi si B yang ancur juga tapi saya : : : "wah, gak kok biasa aja, gua juga sering gitu, namanya juga manusia, harus banyak belajar lagi yah"
atau, dua, seorang C beli gitar baru merk zazizu yang fenomenal pernah dipakai jimi hendrik dan hanya di produksi 2 pieces saja di dunia akhirat ini serta berkualitas sangat prima karena senarnya dari emas lalala , gua : : : "taelah, mau gitarnya mahal bagus juga, begok ya begok aja". tapi kalau si D jual ganja dan mencuri uang anak yatim demi membeli gitar, saya: : : "yah kalau demi passion dia begitu, bagus dong! bakat tak boleh disia siakan! itu berarti mensyukuri karunia tuhan"
atau, tiga, saya berjanji jauh2 hari dengan E untuk jalan, namun ketika F datang dan mengajak jalan jalan pada hari janjian saya dengan si E, saya buru buru mengiyakan ajakan F dan menelepon E dalam perjalanan -bahkan ketika saya bersama F tentunya- dengan berkata "maaf E, tadi pagi selepas menunaikan salat subuh, saya jatuh dari pohon toge akibatnya kepala saya harus di amputasi hari ini, maaf saya tak bisa memenuhi janji, lain kali saja ya. goodbye"
kalau itu adalah namanya cinta, ih gak adil, ih mengerikan, ih jahat. saya gamau lagi jadi cinta. apalagi jadi rangga.
lebih baik,
saya jadi saya.
Comments
Post a Comment