kalian berpelukan sambil bertukar hangat badan. tidak usah banyak bicara juga tak apa. lama sekali entah sampai kapan. kamu tak tau sebutan dia apakah kekasih apakah cinta apakah sayang apakah apakah. dia adalah tempat berpulang bagimu. tempat berpeluh dan mengadu dari semua beban lelah dunia yang kamu pikul berat2 setiap hari sendiri. dia adalah rumahmu. tempat kamu tidak merasa khawatir lagi. dia adalah seperti rahim ibumu. tempat kamu meringkuk tertidur pulas setelah bosan menangis. dia adalah sahabatmu. tempat membenarkan semua kesalahan dan cacianmu terhadap dunia. dia adalah lawanmu. tempat kau dimaki dan disalahkan atas semua kebaikan hatimu. dia adalah kamu. tempat kamu sendiri tapi tidak merasa sepi.
"Pada zaman dahulu, manusia tidak hanya terdiri dari pria dan wanita, tapi satu dari tiga jenis manusia: pria/pria, pria/wanita. atau wanita/wanita. dengan kata lain, setiap orang diciptakan dari komponen dua manusia. setiap orang merasa bahagia dengan cara ini dan tidak pernah mempermasalahkannya. tetapi kemudian, tuhan mengambil sebilah pisau dan memotong setiap manusia menjadi dua. tepat di bagian tengah. sehingga setelah itu dunia terbagi menjadi hanya pria dan wanita, akibatnya manusia menghabiskan waktu mereka dengan terus berusaha mencari belahan diri mereka yang hilang. - Aristophanes "
"kenapa tuhan melakukan hal seperti itu?"
"membagi manusia menjadi dua? baiklah. tuhan bekerja dengan cara cara yang misterius. ada hal hal yang membuat tuhan marah, segala idealisme berlebihan dan seterusnya. aku kira ini merupakan hukuman atas kesalahan. seperti dalam injil, adam, dan hawa, kejatuhan, dan seterusnya. - Haruki Murakami"
Comments
Post a Comment