kebutuhan

kalau kita sudah lahir dengan keadaan berkecukupan. kadang kita suka membutuhkan hal2 yang lain. dan kebutuhan itulah yang jadi masalah.

atau mungkin ketika kelak saya akhirnya benar2 berkecukupan atau lebih dari cukup. dan memiliki apa saja yang saya butuhkan bahkan yang tidak dibutuhkan. maka, mungkin, 'kelas' ga sanggup nya adalah: ga sanggup memercayai tuhan. ga sanggup percaya cinta. ga sanggup berhubungan atau berkomitmen dengan orang. atau. hal2 non konkrit lainnya. oh, ralat kalau begitu, bukan 'ga sanggup' tapi 'ga mau'.

atau, ada juga sih tipe yang hidup miskin. tapi ga sanggup sama hal2 non konkrit di atas tadi. itulah kelas yang paling minta ampun membingungkan.

kebanyakan orang2 miskin tidak punya waktu memikirkan ada tidaknya tuhan atau ada tidaknya cinta. atau apapun itu. yang dipikir adalah besok makan apa, minum apa? dapet uang kaga?

bukan berarti orang miskin tidak lebih baik atau orang miskin jauh lebih baik. dan sebaliknya

semua kalangan kelas sosial ekonomi semuanya selalu punya 'kebutuhan'.
kebutuhan bertanya2. kebutuhan mengkhawatirkan sesuatu barang sedikit. kalau gak punya kebutuhan,,,ya buat apa lagi terus hidup? kalau gak khawatir buat apa cari kebutuhan?
vice versa.
biksu2 di gunung sana juga butuh memuja tuhan dan mengabdi diri.
dan itu hal biasa.

saya cuma bertanya kadang2,

adakah yang luar biasa, dari mereka yang mempunyai kebutuhan yaitu mengisi kebutuhan mereka yang lain?

Comments