Kalian
berpelukan sambil bertukar hangat badan. Tidak usah banyak bicara juga tak apa.
Lama sekali entah sampai kapan. Kamu tidak tahu siapa namanya. Tapi kamu
benar-benar tahu, siapa dia sebenarnya.
Dia adalah
pohon, tempat kamu mengurangi peluh berkat si panas matahari.
Dia
adalah payung, tempat kamu menahan sukacita si hujan.
Dia
adalah gelas, tempat kamu menuang setengah beban dunia.
Dia
adalah cermin, tempat kamu melihat berbagai cerita.
Dia
adalah radio, tempat kamu mendengar
semua syair keluhan.
Dia
adalah surat, tempat kamu menulis beberapa pesan gembira.
Dia
adalah jalan, tempat kamu tersesat untuk sampai ke tujuan.
Dia
adalah sepeda, tempat kamu mengayuh air mata.
Dia
adalah pelangi, tempat kamu mencipta sebagian tawa.
Dia
adalah rumah, tempat kamu tidak merasa khawatir akan khawatir lagi.
Dia
adalah rahim ibu, tempat kamu meringkuk pulas setelah bosan menangis.
Dia
adalah perintah ayah, tempat kamu diam sehabis puas tertawa.
Dia
adalah sahabat, tempat kamu dibenarkan atas
semua caci dan kesalahanmu.
Dia
adalah lawan, tempat kamu dimaki dan disalahkan atas semua kebaikan hatimu.
Dia
adalah kamu, tempat kamu sendiri tapi tidak merasa sepi.
Bandung
– Bogor,
2011-2013
Comments
Post a Comment